Anggota Dewan Pakar PPSDM UIN Jakarta Raih Hibah Riset MoRA–The AIR Funds 2025
PPSDM News -- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan capaian strategis di bidang riset nasional. Salah satu dosennya, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., yang juga Anggota Dewan Pakar Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ditetapkan sebagai penerima hibah riset Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Ministry of Religious Affairs (MoRA) – The Awakened Indonesia Research Funds (The AIR Funds) Tahun 2025.
Penetapan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspema) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Dr. Ruchman Basori, dalam keterangan tertulis terkait Pengumuman Hasil Seleksi MoRA–The AIR Funds Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Dr. Ruchman Basori menjelaskan bahwa seluruh penerima hibah telah melalui tahapan seleksi yang ketat, objektif, profesional, dan akuntabel. “Dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian yang telah ditetapkan, nama-nama terlampir dinyatakan lulus sebagai penerima Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Tahun 2025,” ujarnya.
Dalam program hibah riset tersebut, Prof. Gun Gun Heryanto yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengusung penelitian berjudul Model Komunikasi Politik Digital Berbasis Trustworthy–Explainable Artificial Intelligence (AI) untuk Pengukuran Risiko Ekstremisme Keagamaan di Indonesia: Pendekatan Computational Psychometrics dan Tata Kelola Platform Moderasi Beragama.
Penelitian ini diarahkan untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam membaca risiko ekstremisme keagamaan di ruang digital melalui integrasi kecerdasan buatan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mendukung penguatan tata kelola platform digital dalam perspektif moderasi beragama.
Program MoRA–The AIR Funds sendiri merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, yang bertujuan memperkuat ekosistem riset nasional, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan, melalui pendanaan riset kolaboratif lintas klaster keilmuan.
Terpisah, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan meningkatnya kualitas dan relevansi riset sivitas akademika UIN Jakarta dalam menjawab tantangan kebangsaan.
“Capaian ini diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan publik dan penguatan moderasi beragama di Indonesia,” ujarnya dikutip dari laman uinjkt.ac.id.
(Waki Ats Tsaqofi)
