FISIP UIN Jakarta Perkuat Wawasan Global Mahasiswa Melalui Program International Student Mobility Batch 2 ke Malaysia, Singapura, dan Thailand
FISIP UIN Jakarta Perkuat Wawasan Global Mahasiswa Melalui Program International Student Mobility Batch 2 ke Malaysia, Singapura, dan Thailand

Jakarta, November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan program International Student Mobility Batch 2 ke Malaysia, Singapura, dan Thailand yang berlangsung pada 2–7 November 2025. Program ini diikuti oleh 41 peserta, terdiri atas 33 mahasiswa FISIP, 8 mahasiswa dari Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Fakultas Ushuluddin, serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), empat dosen dari Universitas Negeri Medan, serta empat dosen FISIP UIN Jakarta selaku pendamping.

 

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melampaui batas ruang kelas memadukan kunjungan akademik ke kampus-kampus terkemuka di Asia Tenggara dengan pengenalan budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat lokal di masing-masing negara yang dikunjungi. Melalui pendekatan ini, peserta didorong untuk memperluas perspektif internasional, meningkatkan kemampuan adaptasi dalam lingkungan multikultural, serta membangun jejaring yang mendukung pengembangan akademik dan profesional mereka ke depan.

 

Perjalanan dimulai di Malaysia dengan agenda akademik berupa kunjungan ke Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), di mana peserta memperoleh gambaran mengenai sistem pendidikan tinggi serta perkembangan riset dan inovasi yang dijalankan perguruan tinggi di negara tersebut. Di sela kegiatan akademik, rombongan juga menjelajahi kota bersejarah Melaka, menyusuri kawasan warisan budaya dunia UNESCO yang kaya akan jejak peradaban Melayu, Portugis, dan Belanda. Perjalanan di Malaysia ditutup dengan kunjungan ke ibu kota Kuala Lumpur, termasuk Menara Petronas Twin Tower, Dataran Merdeka, Istana Negara, dan Batu Caves.

 

Di Singapura, agenda utama adalah campus visit ke Nanyang Technological University (NTU), salah satu perguruan tinggi terkemuka dunia. Peserta mendapat kesempatan menyaksikan langsung ekosistem akademik dan fasilitas riset bertaraf internasional yang menjadi keunggulan NTU. Di luar kampus, rombongan turut menikmati pesona Singapura melalui kunjungan ke Merlion Park, Gardens by the Bay, serta kawasan Chinatown — memberikan gambaran nyata tentang bagaimana Singapura memadukan modernitas dan warisan budayanya.

 

Rangkaian perjalanan dilanjutkan ke Thailand dengan kunjungan akademik ke Hatyai University sebagai sarana pertukaran pengetahuan mengenai pendidikan tinggi di kawasan ASEAN. Namun tak kalah berkesan, peserta juga meluangkan waktu menjelajahi kekayaan budaya dan kuliner lokal Hatyai, termasuk Pasar ASEAN yang ramai dengan ragam makanan khas, kunjungan ke Sleeping Buddha, hingga menikmati keindahan pantai Songkhla. Pengalaman ini memberi warna tersendiri dalam perjalanan, memperkaya pemahaman peserta tentang keberagaman sosial dan budaya di kawasan Asia Tenggara.

 

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP UIN Jakarta, Zaki Mubarak, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global. Menurutnya, pengalaman belajar lintas negara memberikan nilai tambah yang tidak dapat diperoleh hanya melalui proses pembelajaran di dalam kelas. Melalui kunjungan ke berbagai perguruan tinggi dan interaksi langsung dengan lingkungan akademik internasional, mahasiswa dapat memahami berbagai model pendidikan, budaya akademik, serta praktik-praktik terbaik yang diterapkan oleh kampus-kampus di luar negeri.

 

Melalui pelaksanaan International Student Mobility Batch 2, FISIP UIN Jakarta berharap dapat terus mendorong lahirnya mahasiswa yang memiliki perspektif global, kemampuan beradaptasi dalam lingkungan internasional, serta kesiapan untuk menjadi bagian dari masyarakat dunia yang semakin terhubung. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen FISIP UIN Jakarta dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan reputasi institusi di tingkat regional maupun global.